Selepas Cerah
Mungkin
malam menyisakan retas-retas gundah
Menanari kisah
yang tak
menghujung indah
Bersambut
bulan yang lelah
menunggu
ronanya memerah
Mungkin pula
bintang menyerah
karena
kemilau tak membuatnya pegah
Rasaku
membayang tapi bernanah
Melumuri luka
tanpa celah
Menjadikannya
istana dalam rumah
Sambil pasrah
Pun aku di
sini menyahut “terserah.”
Labels: irmarindasheyna's, poems, sad-empty
back to top?