Kamu Masih Akan
Kamu masih
sama, tak hilang, tak terluka
tak berkurang bagian hidupmu
Kamu masih
akan memperjuangkannya
meski aku mati di tanganmu
Kamu masih
akan melihatnya sebagai satu-satunya
meski akulah yang terakhir
Kemudian aku pergi
karena Tuhan cemburu
karena waktu tak lagi bisa menopangku
Mauku ku pegat kita
Meski duka dan lara tersimpan rapat
membusuk dalam diriku
Kamu tak menjaga
tapi sakit yang kau buat bukan pula salahmu
Kamu tidak bertanggung jawab atas perasaanku
Aku yang jatuh
jatuh sendiri
Kamu tetap saja berdiri
kokoh, tanpa atau denganku
Kamu masih
tetap dan akan terus yakin
melangkah, mencapai citamu
meski aku berlagak meninggalkanmu dan segalanya
namun tetap akulah yang rapuh
Labels: irmarindasheyna's, poems, sad-empty
back to top?