Menemui Kepergian
Seandainya, engkau menyaksikan sederas apa hujan sore tadi, apakah engkau akan iba?
Seandainya, engkau merasakan seterik apa matahari siang tadi, apakah engkau akan luluh?
Dan seandainya,
engkau tahu sebahagia apa—aku, ketika datang kesempatan untuk menemuimu. Apakah itu akan membuatmu berusaha untuk menemuiku pula?
Sayangnya, hanya sayangnya, semesta kurang sepakat.
Kenyataannya, pikiranku terlampau liar, imajinasiku mengembara di puncak harapan tertinggi.
Kenyataannya, kita tidak bertemu.
Seandainya, hanya seandainya,
engkau mengerti betapa kecewanya aku dibalik senyum hangat dan gelak tawaku, apakah engkau akan berusaha lebih keras untuk menemuiku?
Demikian, kita sama-sama tetap bergeming di tempat masing-masing. Meski tak sampai kau berangkat, aku bergerak untuk pulang.
Meski hati dalam tiada langkah, meski terpaku, meski aku tak mau sampai kita bertemu.
17:23
26 Juli, 2016
Labels: irmarindasheyna's, poems
back to top?