Untuk Hari yang Akan Menghentikan Ini
Jadi begini rasanya
bergantung pada tali
paling kokoh
Ketika beratnya
kepedihan bergantung padamu,
sekuat-kuatnya beban di
bawah,
kau tetap harus lebih
kuat bergantung pada tali itu
Meskipun pagi
menghukummu,
siang menghakimimu,
kau harus menangis dulu
Air mata dan doa
menjadi senjata
Seperti pagi ini,
seperti biasa, luka
membasah
pedih memerih
Kalau aku beruntung, sore
tidak akan melanjutkan
deraan yang dilakukan siang
dan pagi
Irmarinda Sheyna Chandrasafira
14 Februari 2018
Labels: irmarindasheyna's, poems, sad-empty
back to top?