Hello, Good Bye.
"Dua batang pena kusam itu menggoreskan tintanya masing-masing, merajut kata yang tak dapat dipahami satu sama lain."
Jadi, sebelum aku―kita mengakhiri apa yang ada, seadanya
Aku ingin bicara
bahwa rajutan kata
mungkin tak dapat kau terka
Meski begitu
Meski jatuh hatiku terlalu ranum
dan lugu
Aku paham bahwa rajutan mesra
terbentuk atas ananda
yang juga suka merajut kata
yang tak dapat aku terka
Labels: irmarindasheyna's, poems
back to top?