Tentang Penyesalan dan Waktu
Penyesalan tak pernah main-main.
Maka, jangan menaruh harapanmu pada ketiadaan penyesalan. Karena ketiadaan
penyesalan itu tiada adanya ketika hal yang seharusnya ada itu tiada.
Kembalikan waktu, begitu inginmu. Namun, waktu pula tak pernah main-main. Tiap
denting detiknya menorehkan atau menyembuhkan luka. Tiap geser jarumnya
merenggut atau mencipta asa.
Kamu adalah penyesalanku. Ketika
nanti bakti tak lagi bisa diciptakan lewat waktu.
Kamu adalah lukaku. Ketika nanti
bahagia tak lagi sempat diciptakan dalam waktu.
Dan kamu, kamu juga tak pernah
main-main padaku, tentang penyesalan dan waktu. [Pemred]
22 November 2016
21:48
Special for my support system
NB:
Tulisan ini ditulis untuk rubrik Pojok Siklus.
Labels: PERSONAL, Psikomedia, siklus
back to top?