Sekarang Hujan...
Sekarang hujan, sekarang sudah berakhir.
Terimakasih dan maaf untuk segalanya.
Kalau boleh jujur, aku tak menghendaki akhir yang seperti ini.
Tapi, mau bagaimana lagi jika engkau dan Tuhan menghendaki yang seperti ini?
Perasaanku sekarang ini, aku yakin tak akan ada yang mampu memahami.
Aku pamit dulu.
Oh ya, aku sudah pesankan doa sepanjang masa untukmu. Tadi siang aku kirimkan kepada Tuhan.
Labels: sad-empty
back to top?