chandra
sapphire
this ain't a fairytale
other links

BLOG TUMBLR TWITTER
Friday, November 29, 2019 @ 1:03 PM
Melihatmu Melukis

Melangkah pelan-pelan
sesekali memastikan
diri yang berbalik badan
tengah berjalan
Di belakang,
yang kutangkap
hanyalah punggungmu
yang terus menjauh ke selatan

Sampai kapan
mau melepaskan?
Menahan atau ditahan,
apa tidak kelelahan?

Kala rasa adalah mata
yang terlihat bukanlah kata
Hanya kau yang tengah melukis asa
Dengan tanah dan udara sebagai media
Dan benakmu yang menorehkan tinta
Kemudian memorimu memberikan warna

Oh, Tuhan!
Gambarnya adalah luka!


Jakarta, 27 November 2019
05.45 WIB

Labels: ,

back to top?
monthly archive

February 2013 June 2013 May 2014 May 2015 June 2015 July 2015 August 2015 October 2015 January 2016 February 2016 April 2016 July 2016 November 2016 January 2017 February 2018 March 2018 July 2018 December 2018 June 2019 July 2019 August 2019 September 2019 October 2019 November 2019 January 2020
recent entries

Lukacita After The Party Tentu Saja Waktu Habis Turun Kelambu Pergolakan Dari Hari ke Hari Sebelum Pulang Utas Benang Merah Akidah, Sebuah Benteng Pembatas dari yang Tak Terb...
LAYOUT BANNER COLORS MINIICONS